Berikut beberapa macam topologi jaringan komputer yang sering digunakan beserta penjelasannya.
1. Topologi Bus
Topologi bus adalah topologi jaringan yang sederhana.

(Gambar
Topologi Bus. Sumber : https://i2.wp.com/www.maxmanroe.com/vid/wp-content/uploads/2018/01/Pengertian-Topologi-Bus-jaringan.jpg?w=700&ssl=1
)
Topologi ini biasanya digunakan untuk jaringan
komputer perusahaan kecil. Jaringan ini menggunakan kabel tunggal yang terbentang
di sepanjang jaringan dan berfungsi sebagai kabel utama.
Kelebihan Topologi Bus:
- Kemudahan dalam penambahan client atau workstation baru
- Mudah digunakan dan sangat sederhana
- Biaya instalasi murah karena kabel yang digunakan
sedikit
Kekurangan Topologi
Bus:
- Sering terjadi tabrakan arus data
- Proses pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
- Topologi bus yang lama sulit untuk dikembangkan
- Jika ada masalah pada kabel, misalnya terputus, maka
komputer workstation akan terganggu.
Topologi Ring / Topologi Cincin merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk seperti cincin. Jenis topologi jaringan ini umumnya hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi.

(Gambar Topologi Ring. Sumber : https://i1.wp.com/www.maxmanroe.com/vid/wp-content/uploads/2018/01/Pengertian-Topologi-Ring.jpg?w=700&ssl=1 )
Kelebihan Topologi
Ring:
- Biaya untuk instalasinya cenderung murah
- Performa koneksi cukup baik
- Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah
- Implementasinya mudah dilakukan
Kekurangan Topologi
Ring:
- Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini
terhitung rumit
- Pada jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan
terjadi
- Koneksi pada jaringan akan terputus jika salah satu
koneksi bermasalah
3. Topologi Dual Ring
Dibandingkan dengan ring, DUAL RING masih lebih bagus karena memiliki dua kabel utama sebagai jalur lalulintas data, sehingga jika satu node mengalami kerusakan komunikasi masih tetap berjalan.
Satu-satunya perbedaan antara dual ring dan topologi ring adalah bahwa ada cincin kedua di sekitar cincin pertama. Berkat cincin luar ini, setiap stasiun dapat bertukar data dengan stasiun lain yang terletak di level yang sama.

4. Topologi Star
Topologi Star / Topologi Bintang adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana pada umumnya memakai hub atau switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.

Dibandingkan dengan ring, DUAL RING masih lebih bagus karena memiliki dua kabel utama sebagai jalur lalulintas data, sehingga jika satu node mengalami kerusakan komunikasi masih tetap berjalan.
Satu-satunya perbedaan antara dual ring dan topologi ring adalah bahwa ada cincin kedua di sekitar cincin pertama. Berkat cincin luar ini, setiap stasiun dapat bertukar data dengan stasiun lain yang terletak di level yang sama.

(Gambar Topologi Dual Ring. Sumber : https://teyoyoinsidershome.files.wordpress.com/2019/04/dual-ring-topology.jpg
Kelebihan Topologi Dual Ring:
- Jika satu cincin gagal, cincin
kedua bisa berfungsi sebagai cadangan, untuk menjaga jaringan tetap
terjaga
Kekurangan Topologi Dual Ring:
- Pemasangan yang sulit dan ribet
- Harga pemasangan juga maha
4. Topologi Star
Topologi Star / Topologi Bintang adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana pada umumnya memakai hub atau switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.

(Gambar Topologi Star. Sumber : https://i2.wp.com/www.maxmanroe.com/vid/wp-content/uploads/2018/01/Pengertian-Topologi-Star.jpg?w=700&ssl=1 )
Kelebihan Topologi
Star:
- Jaringan topologi ini tetap berjalan baik walaupun
salah satu komputer client bermasalah
- Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik
- User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
- Lebih fleksibel
Kekurangan Topologi
Star:
- Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup
banyak kabel
- Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah
jika hub atau switch mengalami masalah
- Topologi star sangat tergantung pada terminal pusat.
5. Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah suatu topologi jaringan dimana setiap perangkat komputer saling terhubung secara langsung. Topologi Mesh biasanya digunakan untuk rute yang banyak dengan menggunakan kabel tunggal sehingga proses pengiriman data menjadi lebih cepat tanpa melalui hub atau switch.
Jenis topologi jaringan komputer ini biasanya digunakan pada jaringan yang memiliki perangkat komputer sedikit. Pada topologi ini, koneksi antar komputer terhubung secara langsung sehingga meningkatkan kecepatan proses transfer data karena tidak ada perantara.

(Gambar Topologi Mesh. Sumber : https://i1.wp.com/www.maxmanroe.com/vid/wp-content/uploads/2018/01/Pengertian-Topologi-Mesh.jpg?w=700&ssl=1
Kelebihan Topologi
Mesh:
- Bandwidth limit nya cukup besar
- Security data pada topologi ini sangat baik
- Tidak terjadi tabrakan arus data karena jalur
pengiriman data sangat banyak
Kekurangan Topologi
Mesh:
- Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak
- Biaya installasi topologi mesh sangat mahal karena
menggunakan banyak kabel
- Installasinya sangat rumit
6. Topologi Tree
Topologi Tree / Topologi Pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star. Topologi jaringan berbentuk tree pada umumnya dipakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda-beda.
Topologi jaringan ini memiliki kabel utama sebagai penghubung beberapa hub pada jaringan star, memiliki hierarki, dan memiliki hub sebagai server pusat yang mengatur arus data.

(Gambar Topologi Tree. Sumber : https://i0.wp.com/www.maxmanroe.com/vid/wp-content/uploads/2018/01/Pengertian-Topologi-Tree-jaringan.jpg?w=700&ssl=1 )
Kelebihan Topologi
Tree:
- Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan
yang lebih luas
- Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga
pengaturan data menjadi lebih mudah
Kekurangan Topologi
Tree:
- Topologi tree memiliki kinerja jaringan yang lambat
- Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya
installasinya mahal
- Kabel backbone merupakan sentral dari topologi ini
- Bila komputer bagian atas bermasalah, maka komputer
bagian bawah juga akan bermasalah
7. Topologi Hybrid
Topologi Hybrid adalah gabungan dari topologi-topologi yang berbeda dan membentuk jaringan baru. Dengan kata lain, Topologi Hybrid terdiri dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung dalam satu jaringan.

(Gambar Topologi Hybrid. Sumber : https://i2.wp.com/www.maxmanroe.com/vid/wp-content/uploads/2018/01/Pengertian-Topologi-Hybrid.jpg?w=700&ssl=1 )
Kelebihan Topologi
Hybrid:
- Topologi ini sifatnya fleksibel
- Penambahan koneksi lain pada topologi ini menjadi
sangat mudah
Kekurangan Topologi
Hybrid:
- Proses installasi dan pengaturannya cukup rumit
- Manajemen pada topologi hybrid sangat sulit dilakukan
- Biaya untuk membuat topologi ini cukup mahal
Sumber Kutipan : https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/komputer/topologi-jaringan.html
--------------------
Tino Suratno
12180046
12.4A.07
BSI Salemba 22
Absen 03
Tidak ada komentar:
Posting Komentar