Minggu, 19 April 2020

Pertemuan 5

Resume Topologi Jaringan

Berikut beberapa macam topologi jaringan komputer yang sering digunakan beserta penjelasannya.



1. Topologi Bus



Topologi bus adalah topologi jaringan yang sederhana.


 

Topologi ini biasanya digunakan untuk jaringan komputer perusahaan kecil. Jaringan ini menggunakan kabel tunggal yang terbentang di sepanjang jaringan dan berfungsi sebagai kabel utama.


Kelebihan Topologi Bus:
  • Kemudahan dalam penambahan client atau workstation baru
  • Mudah digunakan dan sangat sederhana
  • Biaya instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit

Kekurangan Topologi Bus:
  • Sering terjadi tabrakan arus data
  • Proses pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
  • Topologi bus yang lama sulit untuk dikembangkan
  • Jika ada masalah pada kabel, misalnya terputus, maka komputer workstation akan terganggu.

  

2. Topologi Ring

Topologi Ring / Topologi Cincin merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk seperti cincin. Jenis topologi jaringan ini umumnya hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi.








Kelebihan Topologi Ring:
  • Biaya untuk instalasinya cenderung murah
  • Performa koneksi cukup baik
  • Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah
  • Implementasinya mudah dilakukan

Kekurangan Topologi Ring:
  • Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung rumit
  • Pada jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan terjadi
  • Koneksi pada jaringan akan terputus jika salah satu koneksi bermasalah

3. Topologi Dual Ring

Dibandingkan dengan ring, DUAL RING masih lebih bagus karena memiliki dua kabel utama sebagai jalur lalulintas data, sehingga jika satu node mengalami kerusakan komunikasi masih tetap berjalan.


Satu-satunya perbedaan antara dual ring dan topologi ring adalah bahwa ada cincin kedua di sekitar cincin pertama. Berkat cincin luar ini, setiap stasiun dapat bertukar data dengan stasiun lain yang terletak di level yang sama. 






Kelebihan Topologi Dual Ring:
  • Jika satu cincin gagal, cincin kedua bisa berfungsi sebagai cadangan, untuk menjaga jaringan tetap terjaga

Kekurangan Topologi Dual Ring:
  • Pemasangan yang sulit dan ribet
  • Harga pemasangan juga maha



4. Topologi Star

Topologi Star / Topologi Bintang adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana pada umumnya memakai hub atau switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.






Kelebihan Topologi Star:

  • Jaringan topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu komputer client bermasalah
  • Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik
  • User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
  • Lebih fleksibel

Kekurangan Topologi Star:
  • Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel
  • Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch mengalami masalah
  • Topologi star sangat tergantung pada terminal pusat.




5. Topologi Mesh

Topologi Mesh adalah suatu topologi jaringan dimana setiap perangkat komputer saling terhubung secara langsung. Topologi Mesh biasanya digunakan untuk rute yang banyak dengan menggunakan kabel tunggal sehingga proses pengiriman data menjadi lebih cepat tanpa melalui hub atau switch.


Jenis topologi jaringan komputer ini biasanya digunakan pada jaringan yang memiliki perangkat komputer sedikit. Pada topologi ini, koneksi antar komputer terhubung secara langsung sehingga meningkatkan kecepatan proses transfer data karena tidak ada perantara.





Kelebihan Topologi Mesh:
  • Bandwidth limit nya cukup besar
  • Security data pada topologi ini sangat baik
  • Tidak terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data sangat banyak

Kekurangan Topologi Mesh:
  • Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak
  • Biaya installasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan banyak kabel
  • Installasinya sangat rumit



6. Topologi Tree

Topologi Tree / Topologi Pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star. Topologi jaringan berbentuk tree pada umumnya dipakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda-beda.
Topologi jaringan ini memiliki  kabel utama sebagai penghubung beberapa hub pada jaringan star, memiliki hierarki, dan memiliki hub sebagai server pusat yang mengatur arus data.




Kelebihan Topologi Tree:
  • Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas
  • Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data menjadi lebih mudah

Kekurangan Topologi Tree:
  • Topologi tree memiliki kinerja jaringan yang lambat
  • Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya installasinya mahal
  • Kabel backbone merupakan sentral dari topologi ini
  • Bila komputer bagian atas bermasalah, maka komputer bagian bawah juga akan bermasalah



7. Topologi Hybrid

Topologi Hybrid adalah gabungan dari topologi-topologi yang berbeda dan membentuk jaringan baru. Dengan kata lain, Topologi Hybrid terdiri dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung dalam satu jaringan.




Kelebihan Topologi Hybrid:
  • Topologi ini sifatnya fleksibel
  • Penambahan koneksi lain pada topologi ini menjadi sangat mudah

Kekurangan Topologi Hybrid:
  • Proses installasi dan pengaturannya cukup rumit
  • Manajemen pada topologi hybrid sangat sulit dilakukan
  • Biaya untuk membuat topologi ini cukup mahal




Sumber Kutipan : https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/komputer/topologi-jaringan.html



--------------------

Tino Suratno
12180046
12.4A.07
BSI Salemba 22
Absen 03

Minggu, 12 April 2020

Pertemuan 4

Tugas Pertemuan 4

Praktik Membuat Jaringan LAN Straight dan Crossover

Peralatan yang dibutuhkan :
- Kabel UTP
- Tang Krimping
- RJ45
- LAN Tester

Berikut adalah Proses Pembuatannya :






--------
Tino Suratno
12180046
12.4A.07
BSI Salemba 22
Absen 03

Minggu, 05 April 2020

Pertemuan 3

Tugas Pertemuan 3

Resume Perangkat Jaringan


1.       REPEATER
Repeater adalah perangkat alat bantu yang berfungsi memperluas jangkuan sinyal WI-FI supaya lebih jauh dari WI-FI standar yang jaraknya terbatas.
Sebagai contoh, jika WI-FI hanya dapat menjangkau area 10 meter, maka dengan Repeater ini kita bisa memperpanjang jangkauannya sehingga lebih dari 10 meter.

2.       BRIDGE
Bridge adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 2, data-link. Yakni untuk membuat sebuah segmen jaringan atau memperluas jaringan. Ataupun bisa juga untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, contohnya kabel UTP dengan kabel serat optik.

3.       Network Interface Controller (NIC)
NIC merupakan perangkat keras yang berbentuk Card (kartu) dengan kegunaan untuk menjadi penghubung komputer ke sebuah jaringan. Dalam hal ini, NIC merupakan perangkat keras yang sangat penting pada sebuah komputer.



Tino Suratno
12180046
12.4A.07
BSI Salemba 22
Absen 03